Impusif Trip

Yes..ini kali kesekian saya merasakan implusif trip. Setelah trip ke Ambon kemarin, memang benar-benar menguras harta dan simpanan..haahaaa tapi hasrat untuk ngetrip masih tetap tak bisa terbendung. Alhasil saya ajak tim hore untuk ngetrip yang dekat-dekat saja, yang masih bisa dijarak dengan kendaraan pribadi.

Jadilah saya ajak mereka untuk Rafting. Sebenarnya keinginan untuk rating sendiri sudah cukup lama..beberapa kali Icha dan Amel juga penah ngajak, tapi belum-belum juga terlaksana… aaahhh kali ini rasanya waktu yang tepat untuk ajak mereka rafting. Kenapa tepat? iya karena mereka juga merasakan hal yang sama dengan saya..haus akan liburan, dan post holiday syndrom yang belum terbayarkan..hahaaaahaaa…

Ini kali kedua saya ngerasain Rafting, sebelumnya saya sudah pernah ikut rafting 9 KM, karena saya rasa jarak tersebut sangat sebentar dan memang bikin nagih, akhirna kali ini saya ajak mereka untuk ambil yang 13 KM. Dan gayung bersambut, Amel pun ngajak untuk 13 KM, karena dia merasakan hal yang sama..9 KM sebentar duank ciinnttt,,,,,haahaahaaa

Kali ini kami memilih provider Cherokee, kenapa cherokee? karena dia yang paling murah dibandingkan provider yang lain… kami hanya dipungut Rp. 485000 perorang sudah termasuk biaya menginap, makan, minum, snack sepuasnya selama disana dan sudah termasuk biaya refting 13KM.

Perjalanan dimulai dari Tol Ciledug – Ciawi, sempat ngalami macet di pintu keluar tol ciawi karena padatnya jalur ke puncak, namun setelah itu lancar jaya sampai dengan cibadak – citatih – warung kiara. Perjalanan disuguhin pemandangan pegunungan batu kapur yang sedang di eksploitasi dan beberapa perkebunan karet. Jalanan berliku-liku, tapi ga usah hawatir sopir kali ini sudah terakreditasi A+ lintas sumatera. haahaaa..ya kali ini kami ngandelin Icha yang udah gape banget naklukin lintas Sumatera..*Jakarta – Medan cinnnttt…heehee.. Thanks Anyway he….:)

Hampir 8 jam perjalanan sampailah kami di basecamp cherokee, ini tempat kumpul sebelum menuju penginapan or finish line. Dari sini kami diantar menggunakan mobil Pick Up menuju penginapan. Eeeeaaaaa jalanan menuju penginapan rusakkk parah pemirsaaaa,,jadilah kami sepanjang perjalanan tangan ke atas, pantat ajul ajulan..goyang kanan goyang kiri…irama menuntun musik yang diputar..*Lagu bang jali..for sure saya baru tau pas supir itu saya tanya judul lagu yang dia putar..:))

Kira-kira 30 menit perjalanan dari base camp ke penginapan, tidak ada aktivitas yang dijadwalkan sore itu. Setelah check in, jadilah kami duduk-duduk santai sambil ngopi – ngeteh, gegosipan cerita cinta masa SMA (aahhh yang ini di skip saja..:D ) dan tentunya TONGSIS-an..:)) Tongkat tongsis yang saya pinjam dari kakak ipar saya, menjadi dewa penyelamat ke narsisan kami..*oohhh sungguh mulialah bagi yang menciptakan Tongsis ini..:))

IMG_0275

IMG_0293

#selfie no more. Have fun and Create moments with your friends

Esokan harinya setelah makan pagi, kami siap-siap breafing untuk rafting, banyak sekali pesan yang disampaikan instruktur kami..sebelumnya kenalkan nama instruktur kami adalah “Mang Adi’ yang ga mau di panggil Mamang-Mamang…:)) doi sudah lama sekali mandu rafting, setidaknya itu membuat hati kami tenang..:)

Sekian banyak pesan yang disampaikan, hanya satu pesan yang saya ingat “Turuti apa kata Instruktur-percaya dan harus kompak” Ok masalah percaya, saya adalah orang yang mudah percaya..8sampai-sampai Annisa selalu bilang saya Murahan.. :))

Breafing selesai saatnya jeram-jeram diarungi..jeram pertama dan kedua berhasil dilewati dengan mulus..jeram ketiga sudah mulai resah dan keempat..saya terjatuh..Jatuh pemirsaaa jatuh dari perahu. Saat itu sempat benging sebentar, dan kebetulan celana saya yang terbuat dari bahan spandek agak sedikit licin alhasil keplesetlah saya dari perahu..saat itu terlintas dipikiran saya, ‘aahhh mungkin ini saatnya saya ketemu papa..” efek rindu bapak..:) tapi ternyata tuhan masih kasih saya kesempatan utnuk nemenin mama jadilah saya berhasil di angkat sama si mamang..:) walaupun gw tau itu mamang pasti keberatan ngangkat saya..haahaaaahaa semua isi perahu bantuin saya naik…Thanks anyway man teman..:)

Ketika break dipertengahan jalan, mang adi kasih pesan bila nanti ada yang jatuh lagi jangan merem, karena kalau merem ga tau kalau ada dayung yang dilempar untuk ditangkap..iya saya memang merem saat itu, karena sudah kebiasaan bila nyemplung pasti merem dulu, dan saya akan melek bila saya sudah merasa seiimbang..:)

Setelah break 15 menit, kami lanjutkan penjalanan ini. Oya tadi saya terjatuh di jeram Naga..*yah namanya juga hidup banyak jeram yang harus diarungi, kadang harus jatuh dan bangkit lagi…:)

Di dua jeram sebelum sampai finish line, mang adi kasih intruksi pindah kiri..karena pesan yang dia sampaikan tadi harus ikuti perintah instruktur dan karena saya sudah jatuh, jadilah saya ikuti perintah dia..ternyata oh ternyata doi sengaja banget biar perahu ga imbang..alhasil jatuhlah kami semuaaa….:)) *ga di Jakarta ga di Citatih, masih aja di kibulin Laki…:))

Hal lucu terjadi pas menjelang finish line, mang adi mengelu sendalnya jatuh..dan benar hanya sendal dia yang hilang satu. Padahal ketika kami terjatuh hanya sendal dia yang paling utuh..setelah saya lihat foto-foto ketika kami rafting, saya baru sadar kapan sendal dia hilang..ternyata oh ternya, doi loncat di jeram terakhir dan itu yang bikin sendalnya hilang…*hhaaagghhh Kualat kan..:))

DSC_2249 2

#selfie no more. Have fun and Create moments with your friends

DSC_2269 2

#selfie no more. Have fun and Create moments with your friends

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s