Liburan Itu GA Harus “AYO KITA KEMANA”

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya bulan november sih salah satu kawan ngajakin liburan ke bali. Dan karena saya murahan dengan gampangnya saya iya-in aja ajakan doi..

Saat itu bukan karena kemana kitanya akan pergi, tapi dengan siapa dan momennya yang pengen dilewatin bareng. Tapi memang karena implusif juga sih..heheeeheee

Saya pergi berempat dengan komposisi 3 wanita 1 lelaki, lelaki disarang penyamun mungkin ya..haahaaa ini bisa dibilang sebagai reuni sih…lagi-lagi reuni. Tiga teman saya ini, bukan kali pertama jalan bersama saya. Sudah sering malah Cuma bedanya sekarang kami tidak lagi satu kantor. Tapi ikatan batin masih bersama. Momen kali ini bedul yang ajak jalan, tumben..ga biasa-biasanya dia ngajak duluan pasti ada apa-apa..dan benar saja, biasa galau akan kerjaan…aroma ingin resign. Dan sekarang kesampean. Mood jalan saya saat ini lagi baik, karena baru pindah kerja, dan lingkungan nyaman. Tapi beda dengan satu kawan saya yang lain, lili doi lagi galau-galaunya dengan kerjaannya juga..biasa tempat baru jadi masih adaptasi. Satu kawan yang lain, Mba yani lagi sakit doi pas kita jalan ini. Sempat dirawat 5 hari sebelum keberangkatan, untung dikasih izin suami untuk tetap ikut..*Obat lama, sakit kalo kerja sehat pas liburan..haahaaahaa

IMG_1324

 

Perjalanan kali ini ga ngoyo harus kemana dan ngapain. Dari awal sebelum berangkat kami memang memilih ubud untuk tempat singgah. Tapi sebelumnya, anak-anak jakarta ini pengen banget makan seafood di pinggir jimbaran. Belum pernah makan dipinggir pantai, biasanya paling banter di pinggir pasar Angke..haahaahaa

Malam hari begitu sampe Kuta, motor langsung diarahkan ke jimbaran. Sempat tanya sama orang dijalan pas perempatan lampu merah arah uluwatu, awalnya kita kira orang ini dengan suka rela akan menunjukkan arah dimana jimbaran tapi ternyata dia menawarkan untuk mengantar kita. Dengan murahannya saya katakan “BOLEH” eh ga taunya sampai jimbaran dia minta bayaran..heeeheeheee memang beda tempat yang sudah Commercial dengan yang belum…

IMG_1338

 

Makan di jimbaran ini memang beda rasanya, seafoodnya sama aja sih..*saya ga mahir menilai mana makanan enak dan tidak enak..heheeheee

Enaknya disini pas banget matahari tenggelam, dan momentnya. Ini yang ga terbayarkan, setelah beberapa lama ga jalan berempat, kali ini jalan lagi…tentunya ceritanya banyak..

Lagi-lagi ketika makan dipinggir pantai ini, saya melihat seorang bapak yang sedang asyik memotret salah satu objek disudut pantai. Di tepi pantai itu memang ada beberapa penjual jagung bakar, dan bapak itu memotret gerobak si penjual itu. Memang menarik mata, gerobak dipenuhi dagangan dan lampu petromak yang meneragi sekitar. Namun yang agak tergelitik bagi saya, ketika si penjual itu berkata “Gerobak ini lebih mahal dari hasil foto bapak, jangan hanya ambil gambar saja bayar!” waduuuhhhhh….lagi-lagi commercil..*makkkkk…

Keesokan harinya saya bergegas menuju ubud dengan motor pinjaman yang saya sewa dari bandara. Waktu tempuh kuta-ubung dengan motor adalah 1,5 jam. Dengan berbekal GPS motor saya laju menuju beji resort.

Saya tau Beji Resort ini dari agoda, bookingnya pun H-1 karena kata sepakat baru terbulatkan di H-1. Biasa lelaki yang satu ini agak rese kalau moodnya lagi jelek..eheeheehee

Yang saya suka dari Beji Resort adalah lokasinya ga jauh dari pusat ubud, dan dekat dengan tempat makan *walaupun saya ga menyambangi café-café sekitarnya tapi setidaknya kalau pulang malam ga sepi..

Walau dekat dengan café tapi suasananya tenang. Dan satu lagi, Beji punya 5 kolam renang. Karena memang tujuan kami adalah “Cari penginapan yang ada kolam renang”

Saat saya kesana, hanya kami yang berenang di salah satu kolam yang ada di dekat kamar, dan hanya saya juga yang saat itu berenang di kolam renang utama. Sepi..tenang..ini yang kami cari.

IMG_1402

 

Hari-hari di Ubud hanya kami habiskan dengan renang, tidur, makan dan ngobrol. Dan tentunya SPA…ke ubud apa yang yahuddd? Ya SPA-nya..

Karena liburan ga harus kemana, dan ngoyo ke suatu tempat, maka kali ini saya benar-benar menikmati titur yang dan relax yang tak terbayarkan..

Saya hobi banget dengan SPA, maka mumpung di ubud, malah hari saya berburu Spa disepanjang ubud raya. Memang banyak yang tutup, tapi kebetulan ada yang buka yaitu SVARGA Spa, lokasinya dekat hotel Adi persis di depannya. Dan benar saja..Baliness Spa –nya yahud.. semua PAS, teknik pijetan dan aroma terapi-nya benar-benar bikin segar…

Oya kenapa saya baru berburu di malam hari? Karena sepanjang hari hujan dan saya habiskan untuk tidur.. kapan lagi tidur siang dengan nyenyak disuasana teduh, hari senin pula..haahaahaaa

So far liburan kali ini benar-benar mencari ketenangan, dan lagi-lagi benar kata orang UBUD adalah tempatnya. Suasana pedesaan yang kental, sawah yang hijau sangat memanjakan mata.. Dan tentunya penduduk sekitar tidak sekomersil di kuta….

 

 

IMG_1391

 

Penting Buat Kamu Ketahui:

  • Bila anda datang ke Bali menggunakan Pesawat, bisa sewa motor atau mobil langsung dari bandara. Bisa hubungi Mas Bayu (087860985449) beliau menawarkan jasa antar & jemput motor ke bandara, harga sewanya pun termasuk masih murah ketika yang lain sudah 75000 dia masih 50000. Silahkan tanya-tanya tempat-tempat tersembunyi di Bali ke beliau, dia tau benar seluk beluk Bali. Ramah & asyik diajak ngobrol loh doi..

  • Beji Resort punya sekitar 300an kamar, dikelola oleh penduduk lokal. Harga juga termasuk masuk akal, kali berempat dengan dua kamar model Lumbung semalam hanya 550.000 Fasilitas gak kalah dengan bintang-bintang lain di Ubud, yang penting kolam renangnya ada banyak dan menghadap persawahan untuk kolam renang utama.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s