ALOR: Surga Timur Indonesia

Awalnya saya bukan penggemar pemandangan hutan yang bentuk-bentuk pepohonan nya masih jelas terlihat dari pesawat yang terbangnya rendah. Jadi, saya akan sangat menghindari trip ke lokasi yang bandara kotanya kecil dan hanya bisa dicapai dengan pesawat yang terbangnya rendah. Kalaupun ada waktu yang lebih panjang, saya akan lebih memilih menggunakan kapal ferry untuk mencapai lokasi tersebut.

Dulu, meskipun semua orang memastikan visibility Alor sebening kaca bahkan sampai tak terhingga jarak visibility nya, saya tetap tidak tertarik pergi ke Alor. Kenapa? Saya harus sediakan waktu yang agak panjang untuk menghindari penerbangan rendah atau saya HARUS terbang dengan pesawat yang terbangnya rendah sampai-sampai saya masih bisa melihat bentuk pohon di hutan-hutan di bawah saya saat pesawat yang terbang nya rendah itu melintasi hutan-hutan di bawah saya. Oke, saya memang berlebihan.

Cinta panda pandangan pertama memang mengalahkan segalanya. Seorang teman menceritakan pengalaman diving nya di Alor dengan segudang foto yang ia tunjukkan. Dan saat itu juga saya mendaftarkan Alor ke daftar ‘Lokasi Diving Wajib” versi saya. Oke, saya memang murahan.

Rencana awal saya pengen menginap di  la p’tite kepa, mereka juga punya dive operator jadi bisa sekalian ngedive. Saya iseng masuk ke web mereka  dan saya LANGSUNG jatuh cinta dengan konsep resort minimalis, diving non-ambisius (dan harga) mereka. Namun sayang sudah full booked, dan mereka tidak menerima diver pemula seperti saya. So akhirnya saya menginap di kalabahi.

Apa yang unik di alor?

Dari begitu banyak pulau di NTT dan banyak budaya serta bahasa yang berbeda-beda ditiap pulau, tapi di Alor lebih banyak lagi bahasa dan budaya yang tersimpan. Gimana nggak, setiap daerah di pulau ini punya bahasa dan kain adat yang berbeda, walau mereka berasal dari kabupaten yang sama.

Untuk dive site, jangan ditanya..semua juga udah tau alor kan yah soft coral dimana-mana, ikan warna warni dan yang saya suka tidak banyak ikan besar di sini…

Pulau Kepa

pulau kecil yang hanya dihuni beberapa keluarga dan dicapai dengan menyebrang perahu dari pulau Alor kecil 10-15 menit saja. Pulau ini punya padang bunga yang cantik, entah apa nama bunganya yang pasti saya berasa di padang bunganya “Edward & Bella” di film Twillight. Yang ini berlebihan..

DSCF4243

Pulau Sebanjar

Saya habiskan setengah hari snorkeling di pulau ini. Warna air toursque dan udara yang sangat panas, bikin hati ingin cepat-cepat nyebur. Arus ketika saya sampai lumayan tenang coral dan ikan pun banyak. Banyak sekali anemon disini.

IMG_0239

Pulau Ternate

Saya sempat diving disini. Dan asliiiii TJAKEP banget….

Warna warni coral, visibility bagus banget.. dan banyak bubu dibawa..

Ahhhh best spot banget lah pulau ini…

IMG_0352

You are like the ocean, pretty enough on the surface. But dive down into your depths, you will find beauty most.. people ever seen..

Selepas Diving saya mampir ke perkampungan pulau ternate, tujuannya untuk lihat kain ikat Khas Alor. Setiap kali trip saya selalu sempatkan untuk beli satu kain khas daerah yang saya kunjungi.

Saya kagum dengan keahlian “Inang-inang” dipulau ini, sejak kecil mereka sudah diajarkan orang tuanya menenun dan mengolah warna alam untuk kain mereka.

IMG_4936

Pulau Pura

Di pura saya belajar bagaimana melafalkan bahasa Pura yang ternyata berbeda dengan bahasa Alor, ternate, kalabahi dan sekitarnya.

Banyak ragam bahasa di kepulauan ini ternyata..

IMG_5163

Di pura saya bertemu dengan Mate Marissa,dia anak dan cucunya tinggal di salah satu rumah yang sekaligus menjadi tempat untuk mengolah soffi.

Soffi adalah semacam arak khas pulau ini. Soffi olahan kedua dari tuak…

IMG_5079

You are like the ocean, pretty enough on the surface. But dive down into your depths, you will find beauty most.. people ever seen..

Desa Adat Takpala

Kesederhanaan dan kedamaian terlihat jelas di desa ini. 14 kepala keluarga tinggal di desa ini, desa yang masih memegang teguh ada istiadat. Ketika saya sampai disana mereka curhat mengenai keinginannya maju seperti desa-desa yang lain.

DSCN0678

Air Panas Tuti

Lokasinya dekat dengan desa Takpala. saya sempat tanya dengan Pak Iwan sopir yang mengantar saya, kok bisa ada air panas di tempat gersang seperti ini?

Dan dia pun hanya menjawab “Tuhan Maha Kuasa, ini peninggalan leluhur kami Kak”

DSCF5122

How To get Alor:

  1. Dari Jakarta Ambil Penerbangan ke Kupang, lalu lanjut penerbangan ke Alor. Ada dua maskapai penerbangan yang melayani rute kupang – alor, yaitu Wings Air dan Trans Nusa. Atau kalian bisa naik ferry dari kupang dengan waktu tempuh 12 Jam.
  2. Nginep dimana? Di kalabahi banyak penginapan, namun belum ada yang sekelas bintang-bintang. Kemarin saya menginap di Pelangi Indah sehari perorang kena Rp. 275000. Di dekat alun-alun ada homestay yang baru buka, 1 kamar pakai AC semalam perorang kena Rp. 130.000
  3. Operator Diving di alor umumnya di kelola oleh Bule, dan mereka agak sedikit ketat. Meraka hanya mau membawa para diver advance dikarenakan arus alor yang cepat. Kemarin saya dive dengan Bang Mansyur (085318278899)
  4. Untuk Guide lokal dan sewa kapal bisa hub Sam ( 082237878578).
Iklan

2 responses to “ALOR: Surga Timur Indonesia

  1. Ping-balik: Alor, NTT (Part 1) | ichakhairunnisah·

  2. Ping-balik: Alor, NTT (Part 2) | ichakhairunnisah·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s