Semau Yang Memukau

Mendadak tanpa rencana sekali pun, pagi itu minggu pagi selepas kemarin seharian training saya langsung bersiap-siap untuk pergi ke pelabuhan Tenau. Apalagi kalau bukan untuk pergi ke pulau Semau.awalnya sempat ragu-ragu pergi gak, pergi gak.. karena ada kehawatiran sedikit tenatang berita yang saya dengar dari driver kantor tentang mistisnya pulau itu.

Tapi karena penasaran yang besar, dan rindunya akan lautan saya tetap pergi kesana. Satu keyakin saya, pasti akan ada kejutan pantai-pantai yang baru yang belum pernah saya datangi sebelumnya.

Dengan naik angkot dari depan hotel (kebetulan saya menginap di On The Rock Hotel), menuju terminal kupang, saya turun persis di depan Patai gadis lalumenyebrang untuk ganti angkot menuju pelabuhan tenau. Ongkos angkot di kupang cukup murah, untuk anak kecil sampai dengan pelajar cukup bayar Rp. 2000 sedangkan untuk orang tua Rp. 3000 saja. Ini ongkos ga kenal jarak mau jauh mau dekat tarif tetap flat. Pergi sepagi ini dengan harapan mendapatkan kapal penyebrangan yang pertama, tapi tetap saja berangkatnya jam 11 nunggu penumpang kapal penuh.

Beruntung saya dapat kenalan penduduk asli liman, namanya Noni, saya berkenalan dengannya ketika di kapal. Ini kesempatan untuk cari informasi tentang pantai-pantai di semau.

Informasi dari noni banyak pantai yang bagus-bagus di Semau, selai pantai Liman. Tujuan pertama saya disana sebenarnya hanya ingin main dipantai walaupun udah siap dengan fin, mask dan snorkel siapa tau bisa sekalian snorkelingan…

Tiba di pelabuhan Onanbatu ojek-ojek yang mangkal akan menawarkan jasanya untuk mengantar penumpang yang baru saja turun dari kapal motor. Namun saya memilih untuk menyewa motor biar lebih puas ngelilingin pulau ini. Awalnya pemuda setempat sempat kasih harga tinggi untuk sewa motor seharian, saya ditawari Rp. 275.000 sempat kaget banget dengan harga penawaran segitu. Ekspetasi saya tadinya hanya Rp. 100.000 tapi ternyata jauh banget. Beruntung saya ketemu Pak syahrir, penduduk lokal satu-satunya pendatang keturunan Bugis ini, beliau kasih saya harga Rp. 150.000 dan menurut Noni serta Pak Ouse itu sudah murah sekali jadilah saya ambil penawaran tersebut.

Oke saya sudah siap dengan kejutan-kejutan pantai yang akan ditunjukan pulau Semau, dengan panduan jalan dari Noni dan Pak Ouse, saya menuju selatan pulau ini. Perjalanan menuju Pantai Liman ini cukup jauh pemirsa, sekitar satu jam saya mengendarai motor.. jalanannya termasuk lumayan kalau kata Pak Bass (petugas kecamatan yang satu kapal dengan saya ketika berangkat tadi) dibandingkan dengan daerah lain yang ada di kabupaten Kupang. Jalanan menuju Pantai Liman ini sepiiiiiiiiiiiiii sekali, beraspal lalu berbatu kemudia tanah, saya harus menembus hutan dan perkampungan. Namun lebih banyak hutan yang dilalui. Jangan bayangkan hutan-hutan yang berada dipedalaman kalimantan, hijau dan rindang, disini yang dijumpai hutan gersang, panas menyengat.. tapi tampak eksotis..

Pantai Liman

IMG_3262

Di Pantai ini terdapat sebuah bukit yang oleh masyarakat sekitar di kenal dengan nama bukit Liman. Dari atas bukitnya, bisa memandang ke segala arah arah. Di kejauhan terlihat sebuah pulau berpasir putih yang indah. Kita bisa naik keatas puncak bukitnya dengan berjalan kaki atau menggunakan motor. bila menggunakan motor, tantangannya adalah melewati jalanan berpasir butuh keahlian khusus untuk melewatinya. Duduklah sejenak diatas bukitnya, nikmati terpaan angin dengan hawa pantai yang segar. Di kaki bukit sanalah pantai Liman membujur indah dengan ombaknya yang tenang.

Pantai Uitiuhtuan

IMG_3361

Pantai ini letaknya gak jauh dari pantai Liman. Jika kita dari arah desa Uiboa, pasti akan melihat pantai ini terlebih dahulu sebelum sampai di pantai Liman. Pasir pantai di sini juga sangat halus. Karakteristik pantainya landai dengan beberapa pohon kelapa di pinggir pantainya. Berjalan-jalanlah menyusuri pantainya untuk melihat keseluruhan pantai yang indah ini.

Pantai Otan

IMG_3265 (1)

Pantai ini cocok banget unuk bersantai. Pantai yang landai ini memiliki garis pantai yang sangat panjang. Pantainya sendiri berpasir putih dan riak ombak yang gak terlalu besar. Tengah siang bolongpun gak bikin pantai Otan kehilangan pesonanya. Saya rela panas-panasan buat nikmatinpantai indah ini. Kalau gak mau makin hitam, bisa berteduh di bawah pohonan rindang dipinggir pantai sambil memandang ke arah lautan luas.

Main ke pantai kurang lengkap tanpa menjelajahi bawah lautnya… ini dia yang ada dibawah laut liman…

5fb3c58df18b91d6c8af0b419a621f0d

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s