Mexican “ala-ala” Kupang

Memory ini muncul ketika seorang kawan dekat bertanya via Whatsaap sore tadi

“Mon, di Kupang ada apa aja?”

Setelah menjawab beberapa pertanyaan dia, saya langsung keinget salah satu penginapan yang bikin saya kepincut.. 2 bulan yang lalu saya ada kesempatan business trip ke Kupang, dan saya pilih tempat ini lagi untuk bermalam.

Namanya La Hasienda Hotel, and it was a mix between a Mexican interior with a splash of Gaudi’s Park Guell. It’s an Indonesian twist to the usual la hacienda spelling of the Mexican house. La Hasienda stood out like a sore thumb amongst the city’s surrounding and was a surprising nice hotel in Kupang. It has a unique decor from top to bottom, inside and out.

hotel-in-kupang-la-hasienda-copy

Lokasinya gak jauh dari Bandara, hanya butuh 5 menit berkendara dan mereka melayani antar jemput ke/dari bandara. Anda hanya cukup memberi tahu jadwal ketibaan dan keberangkatan saja dan gak jarang Michel sang pemilik hotel ini yang akan mengantar/ menjemputnya sendiri.

This location might not be convenient considering it’s a bit far from Kupang city center, but most part of the city isn’t within walking distance anyways. Either way you’ll take the public transport or need a transport device that can take you around the city or to the outskirts attraction, such as Tablolong Beach and Crystal Cave.

14701069_1785514611686524_6492687583028445184_n

Begitu masuk hotel ini, anda akan disambut dengan uniknya interior hotel ini. Di lobby terdapat jendela receptionis, bentuk gak beraturan semacam lubang dan menjadi menarik dengan warna putih mendominasi. Lantai tegelnya berwarna kelabu kusam membikin kesan eklektik ruangan ini. Dindingnya yang dihiasi dengan keramik pecah bersusun artistik adalah salah satu ciri khas spanish yang diaplikasikan di sini.

Semua ambang pintu dan gawangan dibuat lengkung di bagian atas dengan edging curve. Bahkan kursi-kursi dan meja interiornya, semua bernuansa lengkung.

hoteldikupang-hotel-lahasienda-travel-choice-richotraveling-2

Hotel ini memiliki 22 kamar, masing-masing kamar memiliki AC, air panas, televisi satelit, lemari pakaian, meja kerja kecil. Untuk ukuran kamarnya sendiri memang relatif kecil, kalau untuk sendiri atau berdua, pas lah.. tapi yang saya sua adalah kamar mandinya yang cukup luas.

12356332_1634011096861232_310226501_n

Yang menjadi istimewa di hotel ini selain interiornya yang unik, ada satu spot yang gak boleh dilewatin untuk melihat sunset yaitu roof top-nya. It’s an open-space bar that wasn’t finished at the time but can be used for a good relaxing time. The end of the sitting room was roofless and viewed straight to the west, where the sun set. With east Indonesia’s reputation for beautiful sunsets, this was the money spot.

instagrammable-wall-la-hasienda2-copy

I really liked La Hasienda for its ambiance. It’s such fresh air to the whole Kupang accommodation scene with clean and modern designed look. There were so many details all over the hotel that were fun to see. La Hasienda was full of color and mosaic ceramic work, spread within and outside of its walls. The decoration even followed to the reading corners that were tucked between the rooms, which looked cozy and I would definitely have used if I had more time there.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s